
Ambarawa (14 September 2026) — Komunikasi menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan. Setiap pasien memiliki kebutuhan komunikasi yang berbeda, sehingga kemampuan tenaga kesehatan dan seluruh petugas rumah sakit dalam berkomunikasi secara inklusif menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan yang ramah dan setara.
Sebagai upaya meningkatkan kemampuan tersebut, RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Isyarat bagi karyawan sebagai bagian dari komitmen dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin inklusif.
Kegiatan ini menghadirkan Fitri Ningsih, S.Pd.I sebagai Pengajar BISINDO & BISI. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada penggunaan bahasa isyarat sebagai salah satu bentuk komunikasi yang dapat digunakan dalam memberikan pelayanan kepada pasien dengan kebutuhan komunikasi menggunakan bahasa isyarat.
Peserta tidak hanya belajar mengenai berbagai isyarat, tetapi juga diajak untuk memahami pentingnya membangun komunikasi yang tepat, menghargai keberagaman cara berkomunikasi, serta menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih terbuka bagi setiap pasien.
Kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat di lingkungan rumah sakit diharapkan dapat membantu petugas memberikan informasi pelayanan dengan lebih mudah dipahami, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada pasien dan keluarga dalam berinteraksi dengan petugas.
Pelayanan yang inklusif bukan hanya tentang menyediakan fasilitas, tetapi juga tentang kesiapan setiap insan rumah sakit untuk berkomunikasi, memahami, dan melayani setiap orang tanpa terkecuali.
Melalui pelatihan ini, RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo terus mendorong terwujudnya budaya pelayanan yang ramah, setara, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan setiap pasien.
Karena setiap orang berhak untuk didengar, dipahami, dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang setara.