
RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pilot Project Jejaring Pengampuan Tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari upaya penguatan layanan penanggulangan TBC secara terintegrasi dan berkesinambungan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, rumah sakit rujukan, puskesmas jejaring, hingga jajaran manajemen rumah sakit.
Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan semangat kebangsaan. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi melalui sambutan Direktur RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo, dr. Hasti Wulandari, M.K.M., yang menyampaikan komitmen rumah sakit dalam mendukung program nasional penanggulangan TBC melalui penguatan jejaring layanan kesehatan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan rumah sakit jejaring, antara lain
1. Direktur SDM RSUP Persahabatan - Emmy Amalia, SKM., MPH sebagai RS pengampu Nasional,
2. Direktur RS Paru dr. Ario Wirawan - dr. Tarsisius Glory sebagai RS Pengampu Regional
3. Dinas Provisi Jateng - dr. Jati Kartinawati,
4. Dinas Kabupaten Semarang,
5. Puskemas Jejajaring
yang turut memberikan dukungan serta berbagi pengalaman dalam pelaksanaan jejaring pengampuan TBC.
Memasuki sesi inti, kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi dari RSUP Persahabatan dan puskesmas jejaring, yaitu Puskesmas Pabelan, Puskesmas Ungaran, Puskesmas Susukan, Puskesmas Sumowono, dan Puskesmas Tuntang. Paparan ini membahas pelaksanaan layanan TBC di tingkat puskesmas, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta praktik baik (best practice) dalam pelaksanaan jejaring pengampuan TBC.
esi diskusi berlangsung secara interaktif, menjadi wadah untuk saling bertukar informasi, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan TBC. Diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.
Sebagai penutup rangkaian acara, peserta mengikuti hospital tour di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo untuk melihat secara langsung fasilitas dan alur pelayanan terkait penanganan TBC. Kegiatan ditutup dengan harapan agar jejaring pengampuan TBC semakin solid, efektif, dan berdampak nyata dalam menurunkan angka kasus TBC, khususnya di wilayah Kabupaten Semarang dan sekitarnya.